EkonomiMakassar

Makassar Dilanda Krisis Energi Multidimensi: LPG Langka, Antrean BBM Mengular, hingga Pemadaman Bergilir

metromakassar.com, MAKASSAR, 10 September 2026 — Kota Makassar tengah dilanda krisis energi yang melumpuhkan sendi-sendi kehidupan masyarakat.

Ironi ini terjadi secara simultan dalam beberapa hari terakhir: kelangkaan gas LPG, antrean Bahan Bakar Minyak (BBM) yang mengular sejak fajar, pemadaman listrik bergilir, hingga krisis air bersih.

Kebutuhan fundamental warga seolah tercekik. Para ibu rumah tangga, mahasiswa, hingga pengemudi ojek online (ojol) kini harus bersabar menghadapi realitas baru.

Mereka terpaksa mengantre berjam-jam di pangkalan LPG maupun Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) hanya untuk mendapatkan hak dasar mereka. Kelangkaan BBM jenis Pertalite dan Solar turut memperparah situasi, membuat roda ekonomi mikro warga terhambat.

Tak hanya di jalanan, penderitaan warga berlanjut hingga ke dalam rumah. Pemadaman listrik bergilir memaksa masyarakat bergantung pada penerangan tradisional seperti lilin.

Kondisi ini memperparah kecemasan publik, mengingat Makassar baru saja dibayangi oleh rentetan kasus kebakaran dalam beberapa bulan terakhir.

Ditambah lagi, pasokan air bersih yang macet memaksa warga harus bertahan dan baru bisa beraktivitas normal menjelang tengah malam.

Kelumpuhan multidimensi ini memicu gelombang protes di berbagai platform media sosial. Warga mendesak kejelasan dan tanggung jawab dari para wakil rakyat di DPRD Kota maupun Provinsi Sulawesi Selatan.

Di lapangan, krisis ini mulai menciptakan pasar gelap dan ketakutan akan dampak ekonomi jangka panjang.

“Jika kondisi ini dibiarkan berlarut-larut, inflasi di masyarakat tak terelakkan. Harga semua kebutuhan pokok pasti akan merangkak naik,” keluh seorang warga yang terjebak antrean BBM di sebuah SPBU.

Senada dengan itu, kelangkaan LPG memicu permainan harga yang merugikan konsumen. “Bahkan, ada warga yang terpaksa membeli tabung gas LPG seharga Rp30.000 karena kepepet dan tidak ada pilihan lain,” ujar seorang pria yang kelelahan berburu gas di kawasan SPBU Rappocini, Kamis pagi.

See also  SATU BUMI, SATU PERJUANGAN