KesehatanMakassar

Gangguan Sistem BPJS di Puskesmas Makkasau Bikin Panik, Pasien Terpaksa Antre Offline

metromakassar.com, MAKASSAR – Gangguan teknis pada sistem pendaftaran aplikasi Mobile JKN kembali menyita perhatian dan memicu kepanikan di kalangan pasien. Kali ini, kendala tersebut melumpuhkan layanan registrasi online di Puskesmas Makkasau, Makassar, pada Jumat (2/10/2026).

Dampaknya, puluhan pasien, khususnya peserta Program Rujuk Balik (PRB), terpaksa menumpuk dan mendaftar secara manual (offline) langsung di loket puskesmas.

Situasi ini menciptakan pemandangan yang cukup ruwet di ruang tunggu. Antrean panjang lantaran pasien yang terbiasa mengambil nomor antrean secara digital kini harus berdesakan mendaftar langsung ke petugas administrasi.

Kondisi ini cukup meresahkan, terutama bagi pasien PRB yang membutuhkan obat rutin bulanan untuk mengontrol penyakit kronis mereka.

Salah satu pasien PRB yang ditemui di lokasi mengaku sempat dilanda kepanikan akibat kegagalan sistem aplikasi.

Ia mengungkapkan bahwa selama sepekan terakhir, ia gagal mendapatkan nomor antrean melalui smartphone-nya.

“Stok obat rutin saya di rumah sudah habis sejak beberapa hari lalu. Sempat panik dan bingung karena aplikasi JKN terus error, tidak bisa dipakai daftar,” keluhnya di tengah antrean, Jumat siang.

Meski sempat frustrasi, ia mengaku lega karena pihak puskesmas akhirnya mengambil inisiatif membuka layanan pendaftaran manual. “Alhamdulillah, hari ini tetap bisa dilayani dan diambilkan obatnya secara langsung oleh petugas,” tambahnya dengan raut wajah yang lebih lega.

Diduga Imbas Pembaruan Sistem

Menanggapi masalah ini, petugas administrasi Puskesmas Makkasau mengakui bahwa kendala serupa memang kerap terjadi, terutama ketika pihak pengembang aplikasi sedang melakukan pembaruan (update) atau maintenance server.

“Seringkali seperti ini kalau ada pembaruan sistem dari pusat. Servernya sering down atau tidak sinkron, jadi pasien tidak bisa tarik antrean online dan harus kita layani manual,” jelas salah satu staf administrasi yang sibuk mengarahkan antrean.

See also  Disdik Makassar Tuntaskan Verifikasi SPMB Jalur Non-Domisili Tepat Waktu, Jalur Domisili Dibuka 22 Juni 2026

Hal senada juga diungkapkan oleh staf Puskesmas Makkasau yang dikonfirmasi oleh awak media Metro Makassar. Ia menduga kuat bahwa gangguan pada fitur pendaftaran hari ini merupakan efek samping dari proses pembaruan sistem yang sedang berjalan di pusat.

“Kemungkinan besar ada pembaharuan sistem dari BPJS, Pak. Jadi sinkronisasi datanya terhambat dan memaksa pasien yang datang hari ini harus kita layani secara offline,” ungkapnya.

Catatan Penting Infrastruktur Digital BPJS

Insiden ini menjadi catatan penting terkait stabilitas infrastruktur digital BPJS Kesehatan. Program Rujuk Balik (PRB) sendiri sejatinya dirancang untuk memudahkan pasien kronis mengambil obat rutin di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) tanpa harus antre panjang di rumah sakit.

Namun, ketika sistem digital lumpuh, beban kerja petugas FKTP seperti Puskesmas Makkasau otomatis meningkat drastis. Di sisi lain, pasien—yang mayoritas merupakan lansia atau penderita penyakit kronis—harus berdesakan di ruang tunggu, yang secara tidak langsung membatalkan esensi kemudahan dari program PRB itu sendiri.

Hingga berita ini diturunkan, petugas Puskesmas Makkasau terus berusaha melayani pasien secara manual sembari menunggu sistem Mobile JKN kembali normal. Masyarakat diharapkan dapat bersabar, sementara pihak terkait didesak untuk segera melakukan perbaikan server agar tidak terulang di kemudian hari. (Red/Metro Makassar)