MakassarSepakbola

KORMI Makassar Ketatkan Rasionalisasi Anggaran Forkot 2026, Pangkas Pos Konsumtif Non-Esensial”

metromakassar.com, Makassar – Dalam rangka memastikan efektivitas dan efisiensi penyelenggaraan Festival Olahraga Kota (Forkot) Makassar 2026, Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) Kota Makassar menggelar rapat strategis yang berfokus pada rasionalisasi dan sinkronisasi proposal kegiatan, Senin 14/9/2026).

Menyelaraskan Agenda Kegiatan dan Regulasi

Rapat ini menjadi langkah krusial menjelang pelaksanaan acara tahunan tersebut, dengan tujuan utama memangkas pos-pos anggaran yang tidak esensial serta menyelaraskan seluruh agenda kegiatan dengan visi besar organisasi dan regulasi yang berlaku.

Ketua Umum KORMI Makassar Andi Ryan Adrianto, menekankan bahwa proses evaluasi kali ini bukan sekadar formalitas administratif, melainkan upaya substantif untuk menjamin setiap rupiah dana yang dikeluarkan memberikan dampak maksimal bagi masyarakat.

“Rasionalisasi berfokus pada pemangkasan inefisiensi dan pembuktian urgensi. Kami meninjau ulang latar belakang masalah dari setiap usulan kegiatan”. Terang Ryan

“Apakah ini benar-benar menjawab kebutuhan mendesak? Jika tidak, maka harus direvisi atau dipangkas,” ujar Ryan dalam keterangannya dalam rapat.

Ryan menambahkan, “analisis manfaat-biaya (cost-benefit analysis) secara ketat. Pengeluaran yang bersifat konsumtif tinggi namun minim dampak terhadap output kegiatan telah diidentifikasi untuk dikoreksi.”

Selain itu, penyederhanaan alur kerja birokrasi dalam rencana pelaksanaan juga menjadi poin penting agar eksekusi di lapangan lebih lincah.

Rasionalisasi dan Sinkronisasi

Sementara itu, terkait pelaksanaan FORKOT MAKASSAR 2026 aspek Rasionalisasi dan sinkronisasi menjadi sorotan utama untuk menghindari tumpang tindih penganggaran pada Proposal pembiayaan kegiatan INORGA.

Idris Leo salah satu ketua tim Rasionalisasi, menjelaskan bahwa seluruh proposal harus selaras dengan Rencana Strategis (Renstra) pada saat kegiatan Forkot berlangsung oleh Kepanitiaan dan Inorga.

Hadir dalam pertemuan strategis tersebut sejumlah pengurus KORMI Makassar, termasuk Bendahara Umum Hj. Amriana, Ketua Bidang Anggaran Linda Deryani, Ketua Bidang Kerjasama Ir. Edhyono, Wakil Ketua Ir. Muhammad Idris Leo, Ketua Panitia Pelaksana FORKOT Makassar Abadi, serta Ketua ketua Komisi KORMI Makassar.

Barly RM menyatakan dukungannya terhadap langkah rasionalisasi ini. Menurutnya, tata kelola administrasi yang rapi sejak tahap perencanaan akan memudahkan koordinasi antar-divisi dan mencegah duplikasi tugas.

“Kolaborasi antar-divisi adalah kunci. Dengan sinkronisasi yang baik, kita tahu siapa melakukan apa, sehingga energi panitia terfokus pada eksekusi kualitas kegiatan, bukan terjebak dalam redundansi pekerjaan,” kata Barly.

Optimis Forkot 2026 Akan Terselenggara Lebih Tertib dan Efisien,

Dengan disepakatinya hasil rasionalisasi dan sinkronisasi proposal ini, KORMI Kota Makassar optimis Forkot 2026 akan terselenggara dengan lebih tertib, efisien, dan mampu memberikan pengalaman olahraga rekreasi yang berkualitas bagi warga Makassar.

Panitia kini akan segera melanjutkan ke tahap teknis pelaksanaan berdasarkan kerangka kerja yang telah disempurnakan.

Selama tiga hari telah dilakukan Rasionalisasi dan sinkronisasi terkait pengajuan proposal para Inorga untuk pelaksanaan Festival (*)