MakassarNasionalPemerintahan

Bukti Layanan Prima, Pemkot Makassar Raih Dua Penghargaan Bergengsi dari Kemendagri

MAKASSAR, 21 September 2026 — Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat nasional.

Di bawah kepemimpinan Wali Kota Munafri Arifuddin, atau yang akrab disapa Appi, Pemkot Makassar sukses meraih dua penghargaan bergengsi dalam ajang Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026 Batch II Regional Sulawesi yang diselenggarakan oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

Penghargaan tersebut diserahkan dalam Malam Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026 di Hotel Claro Makassar, Jumat (18/9/2026) malam.

Makassar berhasil menyabet penghargaan pada kategori Implementasi Program 3 Juta Rumah dan Akses terhadap Layanan Dasar Pendidikan

Dua Kategori Prioritas untuk Kebutuhan Dasar

“Alhamdulillah, pada ajang Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026 yang digelar Kemendagri, Kota Makassar kembali mendapat kepercayaan. Dua kategori yang kita raih ini sangat menyentuh kebutuhan dasar masyarakat, yakni hunian yang layak dan akses pendidikan yang merata,” ungkap Appi usai menerima penghargaan.

Menurut Appi, raihan ini bukan sekadar piala atau pengakuan seremonial bagi pemerintah daerah. Lebih dari itu, ini adalah indikator kuat bahwa layanan dasar yang digulirkan pemerintah telah berjalan optimal dan mendapat apresiasi di tingkat nasional.

Intervensi Nyata Melalui Program Bedah Rumah

Pada kategori Implementasi Program 3 Juta Rumah, penghargaan diserahkan langsung oleh Wakil Kepala Badan Pusat Statistik (BPS), Sonny Harry B. Harmadi.

Kategori ini menilai komitmen daerah dalam percepatan penyediaan hunian, kemudahan Perizinan Bangunan Gedung (PBG), serta penyediaan lahan bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR).

Salah satu intervensi nyata yang menjadi sorotan utama adalah program bedah rumah.

“Kita mendapatkan kesempatan untuk membenahi 300 unit rumah tidak layak huni (RTLH). Nilai bantuannya berkisar antara Rp20 juta hingga Rp30 juta per unitnya,” rinci Appi.

See also  Tragedi Pelukan Terakhir di Tanjung Alang: Nenek dan Cucu Tak Sempat Menyelamatkan Diri dari Cengkeraman Api

Program ini dinilai sebagai langkah strategis dalam menjamin hak masyarakat akan hunian yang aman dan nyaman.

Pemerataan Pendidikan hingga ke Pulau Terpencil

Sementara itu, penghargaan kategori Akses terhadap Layanan Dasar Pendidikan diserahkan oleh Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam), Jenderal TNI (Purn.) Djamari Chaniago.

Atas capaian indikator pendidikan yang impresif ini, Pemkot Makassar juga memperoleh bantuan dana sebesar Rp1,5 miliar.

Appi menekankan bahwa fokus pemerintah tidak hanya tertuju pada wilayah perkotaan, melainkan juga pemerataan hingga ke wilayah kepulauan yang memiliki tantangan geografis.

“Kita harus memastikan kesetaraan pendidikan bagi masyarakat di pulau terpencil. Ini mencakup perhatian khusus terhadap tenaga pendidik, insentif, hingga infrastruktur sekolah di sana,” tegasnya.

Bukan Akhir, Melainkan Momentum Peningkatan

Ketua IKA FH Unhas ini menegaskan bahwa orientasi utama pemerintah adalah memastikan program-program tersebut benar-benar tersampaikan (delivered) dengan baik kepada masyarakat.

“Apresiasi ini membuktikan bahwa kerja keras kita terapresiasi dengan baik. Namun, kami dari Pemkot Makassar tidak akan berpuas diri. Ini adalah momentum bagi kami untuk terus meningkatkan dan membenahi pola layanan di sektor-sektor lain yang masih membutuhkan perhatian,” imbuh mantan CEO PSM Makassar tersebut.

Sebagai informasi, ajang Kemendagri tahun ini mengangkat empat kategori utama, yaitu Pengelolaan Sampah dan Lingkungan Asri, Akses dan Kualitas Layanan Kesehatan, Akses terhadap Layanan Pendidikan, serta Implementasi Program 3 Juta Rumah.

Raihan dua penghargaan ini menjadi bukti konkret bahwa arah kebijakan Pemkot Makassar senantiasa berorientasi pada kesejahteraan, pemenuhan hak dasar, dan peningkatan kualitas hidup warganya secara berkelanjutan.(*)