SepakbolaTIMNAS

Timnas Indonesia Hajar Singapura 2-0, Pelatih The Lions: Saya Bangga Mentalitas Pemain

JAKARTA – Timnas Indonesia berhasil memetik kemenangan krusial pada laga fase grup setelah menundukkan Singapura dengan skor 2-0 dalam pertandingan yang diwarnai drama dan tensi tinggi di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jumat (25/9/2026) malam.

Ragnar Oratmangoen membawa timnas unggul 1-0 lewat gol pada menit ke-13.

Kemenangan Skuad Garuda ini tidak lepas dari momentum emas yang mereka dapatkan menjelang akhir babak kedua, di mana Singapura harus bermain dengan 10 pemain setelah menerima kartu merah dan hadiah penalti.

Drama Babak Pertama dan Dominasi Garuda

Laga berjalan dengan intensitas tinggi sejak menit awal. Kedua tim saling jual beli serangan, namun lini pertahanan Singapura yang disiplin sukses meredam sejumlah peluang awal Timnas Indonesia.

Momentum pertandingan berubah drastis pada menit ke-70. Berawal dari serangan kilat dari sayap kiri Indonesia, bola masuk ke area kotak penalti Singapura.

Dalam upaya menghalau, bek Singapura melakukan pelanggaran keras yang memaksa wasit menunjuk titik putih.

Tak hanya itu, wasit juga langsung menghukum pelaku pelanggaran dengan kartu merah, memaksa The Lions bermain dengan 10 personel.

Romeny maju sebagai algojo. Ia berhasil mengecoh kiper dengan mengarahkan sepakan ke pojok kanan gawang dan membawa timnas unggul 2-0 pada menit ke-74.

Gavin Lee: Fokus pada Reaksi, Bukan Keluhan

Kekalahan ini tentu menjadi catatan berat bagi ambisi Singapura di fase grup. Namun, Pelatih Timnas Singapura, Gavin Lee, tampil elegan dalam konferensi pers pasca-laga dan enggan menjadikan keputusan wasit sebagai kambing hitam.

Menurut Lee, fokus utama timnya adalah merespons adversitas, bukan mengutuk keadaan yang berada di luar kendali mereka.

“Dalam sepak bola, kita tidak pernah bisa mengontrol atau mendikte apa yang diputuskan oleh wasit di atas lapangan,” ujar Gavin Lee. “Fokus kami selalu pada bagaimana tim ini bereaksi dan bangkit dari situasi sulit tersebut.”

See also  Derby Nusantara Berakhir Imbang 0-0, Indonesia Main 10 Orang!

Lebih lanjut, Lee memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para pemainnya yang tetap menunjukkan etos juang tinggi meski dalam tekanan.

“Saya sangat bangga dengan mentalitas para pemain. Meskipun secara kuantitas kami tertinggal dan harus mengejar ketertinggalan angka, mereka tidak pernah mengangkat bendera putih. Mereka terus bertarung dan tidak pernah menyerah hingga peluit panjang dibunyikan,” pungkasnya.

Hasil itu pula yang menempatkan Malaysia di puncak Grup A FIFA ASEAN Cup 2026, unggul selisih gol atas timnas Indonesia. Duel Indonesia vs Malaysia akan digelar di Gelora Bung Karno, Senin (28/9) malam WIB.