Membersihkan Jejak di Air Terjun Merdeka: Aksi Nyata Metro Persada Nusantara Menjaga Keasrian Tompo’bulu Maros



METROMAKASSAR.com, Maros – Di balik rimbunnya pepohonan hijau Dusun Tompo’bulu, Kecamatan Tompobulu, Kabupaten Maros, tersembunyi sebuah surga kecil bernama Air Terjun Merdeka.

Tempat ini menawarkan ketenangan yang langka: aliran air jernih, udara sejuk, dan suara alam yang jauh dari bisingnya kota Makassar. Namun, keasrian itu tak datang dengan sendirinya; ia butuh penjaga.
Hari Minggu (26/7/2026), tim Metro Persada Nusantara tidak sekadar datang sebagai wisatawan. Kami hadir dengan misi khusus: membersihkan aliran sungai dari timbunan pohon-pohon besar yang tersangkut di bebatuan.
” Ini minggu pertama kami hadir disini bersama teman teman untuk melakukan bersih bersih pada aliran sungai “. Ujar Barly RM, Direktur Lembaga Metro Persada Nusantara yang aktif di Lingkungan Hidup, dan Pemberdayaan Masyarakat serta Media publikasi
” Tumpukan kayu mati tersebut, jika dibiarkan, berpotensi menghambat aliran air dan merusak ekosistem sekitar saat musim hujan tiba.” Lanjut Barly, yang hari itu didampingi oleh bang Ronni yang aktif di kegiatan Urban Farming dan budi daya ikan nila dengan sistem Bioflok.
Surga Tersembunyi Para Petualang
Air Terjun Merdeka adalah destinasi yang representatif bagi para pencinta alam. Lokasinya yang terintegrasi dengan hutan tropis membuat suhu di sekitarnya terasa sangat segar.

Bagi mereka yang hobi camping, tempat ini adalah “rumah kedua” yang paling pas untuk mendirikan tenda dan menikmati malam berbintang tanpa gangguan lampu kota.
Namun, popularitas tempat wisata alam sering kali berbanding lurus dengan sampah atau sisa-sisa material alam yang terbawa arus.
Tim kami menemukan beberapa titik di mana batang pohon besar menyangkut di celah-celah batu, menciptakan bendungan mini yang mengganggu estetika dan kelancaran arus.
Gotong Royong di Tengah Alam
Dengan peralatan seadanya, tim bekerja bergotong-royong memindahkan ranting dan batang pohon yang berat.
” Minggu depan kami akan lanjutkan kembali untuk bersih bersih, dan tentu malamnya kami akan mendirikan tenda untuk bermalam. kami berharap ada teman teman yang lain yang mau terlibat di kegiatan ini ” Ucap Barly sembari mengusap peluh di dahinya.
Aktivitas ini bukan hanya soal kebersihan, tapi juga bentuk rasa syukur atas nikmat alam yang masih bisa dinikmati.
“Menjaga alam bukan cuma soal tidak membuang sampah plastik, tapi juga memastikan aliran sungai tetap sehat dan bebas dari hambatan,” ujar Fery salah satu anggota tim sambil menyeka keringat.
Hangatnya Sambutan Tuan Rumah
Kegiatan kami hari itu terasa lebih bermakna berkat kehadiran Pak Dusun Tompo’bulu. Beliau menyambut tim Metro Persada Nusantara dengan keramahan khas Sulawesi Selatan.

Bukan sekadar salam tempel, Pak Dusun turut memantau proses pembersihan dan berbagi cerita tentang sejarah Air Terjun Merdeka yang selama ini menjadi kebanggaan warganya.
“Bersih-bersih begini bagus. Kami di sini senang kalau ada tamu yang tidak hanya menikmati, tapi juga merawat,” ujar beliau sambil tersenyum.
Interaksi sederhana ini mengingatkan kami bahwa wisata alam yang berkelanjutan haruslah melibatkan dan memberdayakan masyarakat lokal sebagai penjaga utama kelestariannya.
Kegiatan bersih bersih bersama tim akhirnya selesai, dan sebelum pulang pada malam harinya kami sempat di jamu oleh bang Ronni dengan hidangan Ikan Nila goreng Segar yang langsung diambil dari kolam bioflok miliknya.
Kegiatan bersih-bersih ini diharapkan bisa menjadi inspirasi bagi pengunjung lain. Air Terjun Merdeka akan tetap menjadi permata tersembunyi Maros jika kita semua bersedia meluangkan waktu sejenak untuk merawatnya.
Karena pada akhirnya, alam yang asri adalah hadiah terbaik yang bisa kita wariskan untuk petualangan berikutnya. (*)
