FPTI Makassar Tempa Fisik Ketat di Bawah Program TC Mandiri KONI


METROMAKASSAR.com, Makassar – Bukan sekadar latihan biasa, melainkan sebuah uji ketahanan mental dan fisik. Semangat itulah yang terlihat di halaman Universitas Negeri Makassar (UNM) Banta-banteng, Senin (27/7/2026).

Di bawah terik matahari, 15 atlet panjat tebing dari Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Kota Makassar tengah menempa diri menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVIII Sulawesi Selatan yang akan digelar di Kabupaten Wajo dan Bone, 7–14 November 2026.
Latihan ini bukan tanpa arah. Kegiatan tersebut merupakan implementasi langsung dari Roadmap Training Center (TC) Mandiri yang baru saja diluncurkan secara resmi oleh Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Makassar.
Program ini dirancang dengan pendekatan berbasis target (target-based) dan alokasi anggaran yang terukur, memastikan setiap atlet mencapai kondisi puncak (peak performance) saat hari pertandingan tiba.
Kamla Baco Ahmad, yang memantau langsung jalannya TC di lokasi, menegaskan bahwa setiap gerakan dalam sesi ini memiliki standar ukur yang jelas.
“Ada beberapa kriteria ketat yang dilakukan di dalam TC FPTI Kota Makassar untuk mengukur ketahanan fisik dan kemampuan atlet sebelum benar-benar turun bertanding di Porprov,” ungkap Kamla.
Data Fisik Jadi Tolok Ukur Utama
Hasil uji coba hari ini menunjukkan gambaran nyata kesiapan para atlet. Pada tes Lari Beep (uji ketahanan kardiovaskular), atlet putra Firdaus mencuri perhatian dengan meraih skor tertinggi di level 10. Prestasi ini sejalan dengan rekam jejaknya sebagai peraih medali perunggu pada Kejurnas Piala Walikota Manado baru-baru ini.
Untuk kategori putri, Alya mencatatkan skor level 4, sementara atlet putri lainnya konsisten di level 6,5. Adapun atlet putra lainnya mencatatkan level 7 dan 8.
Tes fisik lainnya juga menunjukkan angka yang menjanjikan: rata-rata nilai Sit and Reach (kelenturan) mencapai 20, lompat jauh mencatatkan jarak 2,5 meter untuk putra dan 2,2 meter untuk putri, serta kemampuan pull up yang impresif dengan rata-rata 30 repetisi per menit untuk putra dan 20 repetisi per menit untuk putri.
Target Besar KONI: 220+ Emas
Di balik keringat para atlet, KONI Kota Makassar memasang target capaian medali yang sangat ambisius untuk Porprov XVIII Sulsel 2026, yakni:
– 220+ Medali Emas
– 150+ Medali Perak
– 120+ Medali Perunggu
Untuk merealisasikan target tersebut, KONI memberlakukan disiplin administrasi yang ketat. Penyelesaian Dashboard Target Medali, penetapan daftar final atlet dan pelatih, serta pemetaan ancaman lawan (opponent threat map) diwajibkan rampung paling lambat 31 Oktober 2026.
Dengan kombinasi data fisik yang terukur dan strategi yang matang, FPTI dan cabang olahraga lainnya di Kota Makassar tampak siap menjadikan Porprov 2026 di Bone sebagai panggung pembuktian dominasi mereka.(bly)
