Olahraga

Tim Panjat Tebing Makassar Berlaga di Crank Kraft Boulder Competition Malaysia 2026, Targetkan Podium

metromakassar.com , 30 April 2026 – Tim panjat tebing Kota Makassar kembali menunjukkan eksistensinya di kancah internasional. Sebanyak enam atlet akan mewakili Indonesia dalam ajang bergengsi Crank Kraft Boulder Competition Walltopia 2026 yang berlangsung di Walltopia KLEC, Kuala Lumpur, Malaysia, pada 2–5 Mei 2026.

Keikutsertaan ini menjadi sorotan karena mayoritas atlet yang diturunkan merupakan talenta muda yang masih duduk di bangku sekolah dasar dan sekolah menengah pertama.

Meski demikian, mereka diperkuat oleh dua atlet senior FPTI Makassar yang telah memastikan diri lolos ke PORPROV 2026 di Kabupaten Wajo dan Bone. Keduanya juga merupakan atlet unggulan yang sebelumnya sukses meraih medali emas pada ajang Pra-Porprov November lalu.

FPTI Makassar

Pelatih FPTI Kota Makassar, Hj. Wilda—yang akrab disapa Dandu dan juga instruktur di Eiger Climbing Center (ECC) Makassar—menegaskan bahwa keikutsertaan tim ini merupakan bagian dari program pembinaan atlet berkelanjutan.

“Level kompetisi sangat tinggi karena diikuti para climber terbaik Asia Tenggara. Target kami minimal lolos ke semifinal, dan tentu saja membidik podium juara. Ini menjadi pengalaman penting untuk membentuk mental tanding atlet,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa pada kejuaraan serupa di Singapura tahun lalu, atlet muda Makassar berhasil membawa pulang medali emas, yang menjadi motivasi tambahan bagi tim tahun ini.

Tim dijadwalkan berangkat dengan didampingi pelatih kepala dan satu official. Ajang Crank Kraft Boulder Competition sendiri merupakan kompetisi rutin yang diselenggarakan oleh Walltopia, dan tahun ini diikuti lebih dari 150 atlet dari delapan negara, termasuk Singapura, Thailand, dan Filipina.

Sementara itu, Ketua Umum FPTI Kota Makassar, A. Bukti Djufrie, menyampaikan apresiasi kepada Eiger Climbing Center Makassar atas kontribusinya dalam melahirkan bibit-bibit muda potensial di cabang olahraga panjat tebing.

“Kami sangat berterima kasih atas dukungan yang terus diberikan. Mohon doa dari seluruh masyarakat Makassar agar tim dapat tampil maksimal dan mengharumkan nama daerah di tingkat internasional,” tuturnya.

Keikutsertaan ini diharapkan tidak hanya membawa prestasi, tetapi juga memperkuat posisi Makassar sebagai salah satu daerah penghasil atlet panjat tebing berbakat di Indonesia. (*)