MakassarNasional

Diplomasi di Atas Gelombang: Wali Kota Munafri Jamu 28 Negara dengan Sunset dan Lagu Romantis di Kapal Pinisi

METROMAKASSAR.com, 24 Juni 2026 – Suasana hangat dan penuh keakraban menyelimuti perairan Pantai Losari, Makassar, pada Rabu (24/6/2026) petang. Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menjamu para duta besar dan perwakilan diplomatik dari 28 negara dalam acara Phinisi Sailing, sebuah momen istimewa dalam rangkaian Indonesia Gastrodiplomacy Series (IGS) 2026.

Di atas geladak Kapal Pinisi, mahakarya warisan maritim Sulawesi Selatan yang telah mendunia, Wali Kota yang akrab disapa Appi ini mengajak para tamu internasional menikmati keindahan sunset khas Laut Makassar sambil mempererat tali persahabatan antarnegara.

Pesona Maritim dan Sentuhan Personal

Pelayaran dimulai dari Anjungan Pantai Losari, membawa delegasi menyusuri garis pantai sambil menyaksikan matahari perlahan tenggelam di cakrawala. Momen ini dimanfaatkan tidak hanya untuk menikmati pemandangan, tetapi juga sebagai ruang diplomasi informal yang santai.

Untuk menambah kehangatan suasana, Wali Kota Munafri Arifuddin memberikan kejutan dengan berduet bersama Fadly, vokalis grup band legendaris Padi. Keduanya membawakan lagu-lagu romantis klasik seperti “Love” (Nat King Cole) dan “Can’t Help Falling in Love” (Elvis Presley). Penampilan spontan tersebut disambut antusias oleh para delegasi yang tampak larut dalam nuansa senja yang magis.

“Kota Makassar dikenal sebagai kota maritim yang menawarkan banyak pengalaman menarik. Mari kita nikmati ketenangan dan keindahan sunset di atas Kapal Pinisi ini,” ujar Munafri saat membuka acara.

Ia menambahkan, kehadiran para delegasi merupakan kehormatan bagi warga Makassar. “Atas nama Pemerintah Kota dan seluruh masyarakat, saya mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya atas kehadiran Bapak dan Ibu dalam IGS 2026,” sambungnya.

Makassar: Gerbang Kolaborasi Indonesia Timur

Dalam sambutannya, Munafri menekankan posisi strategis Makassar sebagai gerbang utama Kawasan Indonesia Timur. Ia menegaskan bahwa kota ini sejak lama menjunjung tinggi nilai keberagaman, keterbukaan, dan konektivitas global.

“Malam ini, di atas simbol kejayaan pelaut Bugis-Makassar, kami berharap persahabatan yang terjalin akan berkembang menjadi kemitraan konkret di bidang pariwisata, perdagangan, investasi, pendidikan, dan pertukaran budaya,” harap Munafri.

Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, yang turut mendampingi rombongan, menyatakan bahwa ajang internasional seperti IGS 2026 memperkuat citra Makassar sebagai kota yang terbuka terhadap kolaborasi dunia.

“Kehadiran para delegasi adalah kehormatan bagi kami. Melalui kegiatan ini, Makassar tidak hanya memperkenalkan kuliner dan budaya, tetapi juga membuka peluang kerja sama yang lebih luas di masa depan,” kata Aliyah.

Pengalaman Autentik dan Pengawalan Ketat

Rangkaian acara ditutup dengan jamuan makan malam di atas kapal dengan latar belakang lampu kota Makassar yang berkilau di malam hari. Untuk memastikan keselamatan dan kenyamanan, Kepala Pelaksana BPBD Kota Makassar, Muhammad Fadli Tahar, memimpin langsung pengawalan di laut menggunakan kapal fiberglass, didampingi perahu-perahu nelayan lokal yang mengiringi sisi kiri dan kanan Kapal Pinisi, menciptakan panorama laut yang indah dan aman.

Para delegasi tampak puas dengan pengalaman autentik ini, banyak di antaranya mengabadikan momen melalui kamera dan berbincang santai tentang potensi kerja sama di negara masing-masing.

Acara Phinisi Sailing ini menjadi salah satu puncak dari IGS 2026, yang berhasil menggabungkan elemen budaya, wisata bahari, dan diplomasi ekonomi dalam satu paket pengalaman yang tak terlupakan bagi mitra internasional Indonesia.(*)