Halaman Balai Kota Makassar Sulap Jadi Panggung Kegembiraan! Porseni HUT RI ke-81 Bikin Semua Larut dalam Tawa


METROMAKASSAR.COM – Bayangkan halaman kantor wali kota yang biasanya formal dan penuh tumpukan berkas, tiba-tiba berubah jadi arena seru penuh sorak-sorai, goyangan spontan, dan tawa yang nggak berhenti. Itulah yang terjadi di Balai Kota Makassar, Jumat (14/8/2026) pagi. Ratusan ASN dari berbagai SKPD tumpah ruah merayakan Pekan Olahraga dan Seni (Porseni) menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan RI — dan hasilnya? Pecah
Lomba Nyanyi yang Bikin Lupa Kalau Ini Acara Kantor
Kalau biasanya rapat SKPD bikin ngantuk, kali ini beda cerita. Lomba menyanyi jadi bintang utama yang bikin semua mata tertuju ke panggung. Para peserta nggak cuma berdiri kaku nyanyi — mereka tampil total kayak lagi di konser.

Ada yang goyang, ada yang bikin ekspresi kocak, ada juga aksi spontan yang bikin penonton ngakak. Nggak butuh waktu lama, batas antara peserta dan penonton langsung hilang. Semua ikut bergoyang, tepuk tangan, dan nyanyi bareng. Seru abis!
Appi: “Ini Bukan Soal Menang-Kalah, Ini Soal Kita
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin — atau yang akrab disapa Appi — menegaskan bahwa Porseni ini bukan sekadar lomba biasa. Lebih dari itu, ini adalah momen buat mempererat silaturahmi dan kekompakan seluruh aparatur Pemkot Makassar

“Ini ajang untuk membangun silaturahmi antara satu SKPD dengan SKPD lainnya, antara satu kelurahan dengan kelurahan lainnya, antara satu kecamatan dengan kecamatan lainnya,” ungkap Appi.
“Ini ajang untuk membangun silaturahmi antara satu SKPD dengan SKPD lainnya, antara satu kelurahan dengan kelurahan lainnya, antara satu kecamatan dengan kecamatan lainnya,” ungkap Appi.
Pesan Penting di Tengah Keseruan: Jangan Lupa Sampahnya
Di balik semua kegembiraan, ada satu pesan yang nggak kalah penting: jaga kebersihan. Appi secara khusus mengingatkan seluruh peserta dan panitia untuk nggak ninggalin sampah setelah acara selesai.
“Yang paling penting adalah setelah seluruh kegiatan dilaksanakan, jangan lupa sampahnya. Sampahnya terus diperhatikan,” pesannya
Nggak cuma itu, kegiatan pemilahan sampah juga jadi bagian dari rangkaian acara. Pesan ini jadi pengingat bahwa merayakan kemerdekaan nggak harus selalu soal lomba — tapi juga soal membangun kebiasaan baik buat lingkungan

“Kita harus memberikan contoh bahwa kita yang selalu mengajak untuk bersihkan lingkungan, kita juga yang harus selalu memulai,” tegas Ketua IKA FH Unhas itu.
UMKM Ikut Ramaikan: Belanja Sambil Nonton Lomba
Nggak cuma lomba, Porseni kali ini juga jadi panggung buat pelaku UMKM lokal. Sejumlah booth dan tenant disiapkan supaya para pelaku usaha bisa memperkenalkan produk mereka ke peserta dan pengunjung.
Jadi, sambil nonton lomba dan ketawa-ketawa, peserta juga bisa jajan, belanja, dan dukung usaha kecil
Dua Pantangan dari Pak Wali: Jangan Ribut, Jangan Ngambek!
Dengan nada santai tapi tegas, Appi menyampaikan dua aturan main yang nggak boleh dilanggar selama Porseni:
“Yang pertama, dilarang berkelahi dan ribut. Yang kedua, tidak boleh datang ke musuh. Harus happy, harus senang karena ini acara kita sama-sama,” ujarnya sambil tersenyum.
Mantan CEO PSM ini ingin semua peserta menikmati setiap perlombaan dengan hati gembira. Kompetisi boleh, sportivitas wajib, tapi persaudaraan tetap nomor satu
“Sehingga kita harus happy, senang, riang, gembira dalam mengikuti acara lomba-lomba ini,” tuturnya.
Plot Twist Terbaik: Pak Wali dan Bu Melinda Naik Panggung!
Nah, ini dia momen yang bikin suasana makin meledak. Di penghujung acara, Appi bareng Ketua TP PKK Kota Makassar, Melinda Aksa, tiba-tiba naik ke panggung. Tanpa banyak basa-basi, keduanya langsung menyanyikan lagu “Kamu Gak Sendiri” dari Tipe-X, dilanjutkan dengan “Bento” — lagu legendaris kolaborasi Iwan Fals dan mendiang Naniel Yakin.
Sorakan langsung pecah! Peserta ikut nyanyi, ikut goyang, dan suasana berubah jadi kayak konser mini di halaman Balai Kota. Momen ini jadi penutup manis yang bikin semua orang pulang dengan senyum lebar.
Semangat 81 Tahun Merdeka, Semangat Kebersamaan
Porseni HUT RI ke-81 di lingkungan Pemkot Makassar tahun ini bukan cuma soal lomba dan hiburan. Ini adalah pengingat bahwa di balik rutinitas pelayanan publik, ada manusia-manusia yang butuh ruang untuk tertawa bareng, bergerak bareng, dan merasa jadi satu tim.
Selamat HUT ke-81 Kemerdekaan RI, Makassar!
