Rentetan Kebakaran Landa Makassar, Pemerhati Kebijakan Publik Barly RM Desak Warga Tingkatkan Kewaspadaan di Kawasan Padat Penduduk


METROMAKASSAR.COM – Makassar, 12 Agustus 2026 – Dalam kurun satu bulan terakhir (Juli–Agustus 2026), Kota Makassar dilanda serangkaian insiden kebakaran besar yang melanda kawasan permukiman padat, pusat perbelanjaan, hingga lahan kosong. Cuaca panas ekstrem dan musim kemarau disebut sebagai faktor utama yang memperparah situasi.
Pemerhati Kebijakan Publik Kota Makassar, Barly RM, menyerukan kepada seluruh lapisan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan menjaga lingkungan secara kolektif.
“Warga harus benar-benar menjaga lingkungannya, terutama para ibu-ibu yang aktivitasnya lebih banyak di dapur, serta anak-anak yang perlu pengawasan ketika bermain bersama teman-temannya. Agar menjauhi hal-hal yang bisa memicu kebakaran,” ujar Barly RM.

Delapan Titik Kebakaran, Dua Nyawa Melayang
Berdasarkan data yang dihimpun, sedikitnya delapan titik kebakaran utama tercatat di Kota Makassar sepanjang Juli hingga Agustus 2026:
| No | Lokasi | Tanggal | Dampak |
|---|---|---|---|
| 1 | Samping Tol Ir. Sutami, Kec. Tamalanrea | Rabu, 12 Agustus 2026 | Kebakaran lahan alang-alang, nyaris merembes ke Pergudangan Parangloe |
| 2 | Jl. Toddopuli 15 Baru Lrg. 4, Kel. Borong, Kec. Manggala | Selasa, 11 Agustus 2026 | 6 unit rumah hangus |
| 3 | Jl. Kandea 3 Lrg. 2–3, Kel. Baraya, Kec. Bontoala | Senin, 10 Agustus 2026 | 37 rumah terdampak (25 rusak berat), 245 warga kehilangan tempat tinggal |
| 4 | Jl. Urip Sumoharjo / Mal Nipah, Kec. Panakkukang | Minggu, 9 Agustus 2026 | Neon box & area penampungan barang lt. 3–4 terbakar |
| 5 | Eks Stadion Mattoanging, Kec. Tamalate | Sabtu, 8 Agustus 2026 | Lahan kering & tumpukan material, diduga akibat pembakaran sampah |
| 6 | Jl. Sultan Abdullah II, Kel. Tallo Lama, Kec. Tallo | Jumat, 31 Juli 2026 | 56–80 rumah panggung kayu hangus, 310 jiwa terdampak |
| 7 | Jl. Tanjung Alang, Kec. Mamajang/Tamalate | Kamis, 23 Juli 2026 | 2 unit rumah warga terbakar |
| 8 | Jl. Ir. H. Juanda, Kel. Ujung Pandang Baru, Kec. Tallo | Rabu, 15 Juli 2026 | Kebakaran tandon/rooftop bangunan |
Tragisnya, salah satu insiden di antaranya merenggut nyawa seorang nenek dan cucunya. Sementara itu, kebakaran di Mal Nipah yang terjadi pada malam hari di saat mall masih padat pengunjung memicu kepanikan massal.
Saran & Imbauan Barly RM untuk Warga di Kawasan Rawan Kebakaran
Mengingat masih banyaknya kawasan permukiman padat dan berimpitan di Makassar yang berpotensi mengalami kebakaran besar, Barly RM memberikan sejumlah saran konkret bagi warga:

1. Manajemen Dapur & Sumber Api
- Pastikan kompor, selang gas, dan regulator dalam kondisi baik; cek kebocoran secara berkala.
- Jangan pernah meninggalkan dapur dalam keadaan kompor menyala.
- Sediakan minimal satu alat pemadam api ringan (APAR) di setiap rumah atau RT.
2. Pengawasan Anak-Anak
- Larang anak bermain korek api, petasan, atau benda mudah terbakar di sekitar rumah.
- Edukasi anak sejak dini tentang bahaya api dan cara menyelamatkan diri.
3. Penataan Lingkungan
- Bersihkan lahan kosong, tumpukan sampah, dan material kering di sekitar permukiman secara rutin.
- Jangan membakar sampah sembarangan, terutama di musim kemarau dan angin kencang.
- Pastikan akses jalan/gang tidak terhalang agar mobil pemadam bisa masuk.
4. Instalasi Listrik
- Periksa instalasi listrik rumah secara berkala; hindari sambungan kabel berlebihan (overload).
- Gunakan peralatan listrik berstandar SNI dan matikan perangkat saat tidak digunakan.
5. Kesiapsiagaan Komunitas
- Bentuk dan aktifkan kembali satuan relawan kebakaran tingkat RT/RW.
- Tetapkan titik kumpul (assembly point) dan jalur evakuasi di setiap lorong padat.
- Simpan nomor darurat pemadam kebakaran (113) dan BPBD di tempat yang mudah dijangkau.
6. Mitigasi untuk Rumah Panggung & Material Kayu
- Bagi warga yang tinggal di rumah panggung berbahan kayu, pastikan jarak antar-bangunan tidak terlalu rapat atau buat sekat tahan api sederhana.
- Hindari penyimpanan BBM, gas, dan bahan mudah terbakar di kolong rumah.
“Kebakaran di kawasan padat bukan hanya soal satu rumah yang terbakar, tapi efek domino yang bisa menghanguskan satu lorong. Pencegahan harus dimulai dari kesadaran kolektif tiap keluarga,” tegas Barly RM
