Presiden Prabowo Segera Resmikan Sekolah Rakyat di Sulsel, Pemkot Makassar Gerak Cepat


metromakassar.com, Makassar, 16 September 2026 — Pemerintah Kota Makassar menyatakan kesiapan penuh menyambut rencana kunjungan kerja Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto ke Provinsi Sulawesi Selatan pada Oktober mendatang. Kesiapan tersebut ditegaskan langsung oleh Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin usai mengikuti Rapat Koordinasi Tingkat Tinggi di Aula Asta Cita, Rumah Jabatan Gubernur Sulsel, Selasa (15/9/2026).
Sinergi Tiga Tingkatan Pemerintahan
Forum koordinasi yang dipimpin langsung oleh Menteri Sosial RI Saifullah Yusuf (Gus Ipul) bersama Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman ini mempertemukan seluruh kepala daerah serta kepala dinas sosial se-Sulawesi Selatan. Kehadiran Kepala Dinas Sosial Kota Makassar Andi Bukti Djufrie dalam pertemuan tersebut semakin mempertegas komitmen Pemkot Makassar untuk terlibat aktif dalam setiap lini persiapan.
Appi menjelaskan bahwa agenda utama kunjungan Presiden kali ini adalah peresmian Program Sekolah Rakyat di Sulsel. Oleh karena itu, koordinasi lintas level pemerintahan dinilai krusial agar seluruh aspek — mulai dari teknis lapangan hingga substansi program — terselenggara tanpa celah.
“Kami ingin memastikan tidak ada satu pun detail yang terlewat. Kunjungan Presiden bukan sekadar seremonial, melainkan momentum strategis bagi daerah untuk menyelaraskan program pusat dengan kebutuhan riil masyarakat,” tegas Appi.
Tiga Pilar Penanganan Kemiskinan
Di luar persiapan logistik, rakor juga menyoroti penguatan perlindungan dan pemberdayaan sosial di Sulsel. Gus Ipul memaparkan tiga pilar utama strategi pemerintah dalam mengentaskan kemiskinan: pertama, bantuan sosial dan subsidi guna meringankan beban pengeluaran rumah tangga; kedua, pemberdayaan ekonomi untuk mendongkrak pendapatan keluarga; dan ketiga, Program Sekolah Rakyat sebagai instrumen pemutus rantai kemiskinan lintas generasi.
“Yang kita butuhkan adalah pendekatan yang tidak hanya menyentuh permukaan, tetapi benar-benar membuka jalan bagi keluarga miskin untuk naik kelas secara berkelanjutan,” ujar Gus Ipul di hadapan para kepala daerah.
Sekolah Rakyat: Lebih dari Sekadar Ruang Kelas
Program Sekolah Rakyat dirancang melampaui konsep pendidikan konvensional. Selain menjamin akses belajar bagi anak-anak dari keluarga miskin dan rentan, program ini secara simultan mengintervensi kondisi ekonomi orang tua melalui pendampingan sosial dan pemberdayaan. Dengan model terintegrasi tersebut, pemerintah berharap lingkaran kemiskinan yang selama ini diwariskan antargenerasi dapat dipatahkan.
Gus Ipul menambahkan bahwa keberhasilan program ini sangat bergantung pada kolaborasi solid antara pemerintah pusat, provinsi, kabupaten/kota, serta pilar-pilar sosial di bawah Kementerian Sosial.
Makassar Siap Jadi Tuan Rumah yang Andal
Menutup keterangannya, Appi menegaskan bahwa Makassar memikul tanggung jawab moral sebagai ibu kota provinsi untuk memastikan seluruh rangkaian kunjungan Presiden berlangsung aman, tertib, dan lancar. Ia menginstruksikan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait untuk segera menindaklanjuti hasil rakor dan menyusun langkah operasional di tingkat kota.
“Pemkot Makassar berdiri di garda terdepan mendukung agenda nasional ini. Kami akan berkoordinasi intensif dengan Pemprov Sulsel dan kementerian terkait agar Oktober nanti semuanya berjalan sesuai rencana,” pungkas Appi. (*)

